Oleh: galih adhidharma | November 6, 2011

Bertahan Sampai Akhir

Peperangan hanyalah awal dari perjuangan

Apa yang bisa kita dapat hari ini mungkin bisa hilang di kemudian hari. Sebagai orang yang memiliki rasa cinta tentu kita harus bisa mempertahankan apa yang telah kita dapat. Tentu saja tanpa melupakan kewajiban untuk berbagi. Ujian terberat yang diberikan kepada kita sebenarnya adalah sebuah pertanyaan mampukah anda mempertahankan apa yang telah anda dapatkan? Ini adalah soal komitmen dan konsistensi. Intinya bertahan hingga akhir. Semua yang telah kita dapatkan akan sia-sia bila kita tidak mampu mempertahankannya. Contoh yang relevan untuk mahasiswa tingkat akhir adalah skripsi. Skripsi yang telah dibuat dengan kerja keras akan sia-sia ketika kita tidak dapat mempertahankannya saat pendadaran. Bertahan hingga akhir. Sebuah contoh bagi orang yang sedang jatuh cinta. Ketika dia berusaha keras untuk mendapatkan cinta dari orang yang dia cintai maka kegagalan sebenarnya adalah jika dia tidak mampu mempertahankan hubungan yang telah terjalin. Ditinjau dari sudut pandang itu, cinta yang ditolak bukanlah kegagalan. Bertahan hingga akhir. Menang bukan tujuan karena menang hanyalah sebuah momentum.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.