Rupiah yang terdepresiasi di sisi lain akan menguntungkan bagi eksportir. mengapa? karena kini dengan nilai US$ yang sama, eksportir akan mendapatkan rupiah lebih banyak. artinya marjin keuntungan yang lebih tinggi. melihat krisis saat ini yang menggoncang eropa dan amerika serikat, maka eksportir yang memiliki tujuan ekspor eropa dan amerika belum tentu mendapatkan kabar gembira itu. kondisi perekonomian di kedua wilayah itu sedang tidak baik. maka dari itu, perlu adanya target tujuan ekspor yang lain agar risiko akibat krisis dapat diminimalisasi.
Negara Tujuan ekspor yang baru misalnya India dan China. saat ini CPO dan karet merupakan komoditi ekspor yang sangat bagus dan kedua negara tersebut merupakan negara yang diprediksi akan memiliki pertumbuhan ekonomi yang bagus di masa mendatang.

omongan terlawas