Oleh: galih adhidharma | September 20, 2011

Terlarang Untuk Diungkapkan

Hal ini pernah terjadi ketika saya mengungkapkan perasaan kepada seseorang beberapa tahun yang lalu. kemudian hening, tidak terjadi pembicaraan lagi. saya memang tidak memintanya untuk menjadi sesuatu bagi saya, karena itu terserah dia bagaimana menanggapinya. kalo memang seperti itu tanggapannya, tidak masalah. pembicaraan pun baru berjalan lagi beberapa bulan yang lalu. begitu pula dengan kali ini. saya hanya menunjukkan perhatian saya, karena saya merasa nyaman. dan ya, perhatian itu menunjukkan bagaimana perasaan saya terhadapnya. entahlah, mungkin saya melakukan sesuatu yang salah. tapi 2 kejadian ini mirip. itulah sebabnya saya tidak mau membuat pengakuan karena saya tidak mau mereka yang saya sayangi lebih dari yang lain meninggalkan saya. menjadi dekat seperti ini saja sudah cukup. karena sebuah pengakuan, langsung atau tidak langsung akan menjauhkan mereka dari saya.

 


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.